Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan
Taklukan Yangon United, Persipura Lolos ke Delapan Besar AFC Cup
Persipura Jayapura berhasil melumat tamunya Yangon United dengan skor telak 9-2 pada babak 16 besar AFC Cup 2014 di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (13/5). Dengan hasil ini, tim Mutiara Hitam berhasil lolos ke babak perempat-final. Mengingat, pada babak ini hanya ditentukan dalam satu laga siapa yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, pada laga tersebut Boakay Edi Foday tampil sebagai bintang dengan memborong lima gol kemenangan tim tuan rumah pada menit ketiga, 23, 41, 43, dan 87. Empat gol lainnya dilesakkan Yustinus Pae (10), Ian Kabes (28, penalti dan 53), serta Titus Bonai (57). Sedangkan dua gol Yangon diciptakan Cezar Augusto (17) dan Kyaw Ko Ko (21).
Di sisi lain, laga ini menciptakan beberapa rekor. Pertama, ini adalah salah satu kemenangan terbesar di ajang AFC Cup, dan Persipura menjadi tim kedua yang bisa mencetak sembilan gol dalam satu laga sekaligus. Sebelumnya, klub asal Uzbekistan, Nasaf Qarshi, pernah menorehkan hal serupa saat mengecundangi Dempo (India) di fase penyisihan grup A Piala AFC 2011. Selanjutnya, total gol yang tercipta pada laga ini (11 gol) adalah yang terbanyak, menyamai rekor Sun Hei versus Hoa Phat Hanoi (7-4) yang terjadi tujuh tahun silam.
Selain itu, Eddie Boakay Foday juga menjadi pemain non Asia pertama yang mencetak lima gol dalam satu laga di AFC Cup. Pemain Asia pertama yang melesakkan lima gol dalam satu laga adalah Ali Ashfaq (New Radiant), saat timnya menggulung Persibo Bojonegoro, 7-0, di Piala AFC 2013. Sebelumnya, saat masih memperkuat Persiwa Wamena, Foday juga pernah mencetak dua gol di AFC Cup 2010.
Babak pertama
Bertindak sebagai tuan rumah, Persipura langsung tampil menekan. Bahkan, mereka mampu langsung melesakkan gol ketika pertandingan baru berjalan tiga menit melalui gol yang dicetak Boakay Foday. Setelah itu, skuat yang dilatih Jacksen F Tiago ini terus mengurung pertahanan tim tamu.
Namun begitu, Yangon juga mencoba sesekali memberikan tekanan ke lini pertahanan tim asal Papua. Kecepatan Kyaw Ko Ko beberapa kali merepotkan lini belakang Persipura. Beruntung, Bio Paulin dan kawan-kawan masih sigap dalam membaca arah serangan tim asal Myanmar tersebut.
Bahkan, Persipura berhasil menggandakan keunggulan pada menit kesepuluh melalui Yustinus Pae. Skor 2-0 untuk tim tuan rumah. Tertinggal dua gol, tak lantas membuat skuat yang dilatih Eric Williams itu patah arang.
Secara perlahan, Yangon mencoba bangkit. Hasilnya, Cezar Augusto Hermenegildo berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-17. Sontak, gol tersebut semakin menambah semangat Khin Maung Lwin dan kawan-kawan.
Empat menit berselang, Yangon akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Adalah Kyaw Ko Ko yang berhasil merobek jala Persipura yang dikawal Yoo Jae Hoon.
Tak ingin tim tamu semakin bangkit, Persipura kembali mencoba mengendalikan permainan. Boaz Solossa dan kawan-kawan kembali unggul pada menit ke-23 melalui gol yang dilesakkan Foday. Kabes memperbesar keunggulan menjadi 4-2 lewat tendangan penalti di menit ke-28. Dua gol lagi mampu disarangkan Foday pada menit ke-41 dan 43. Skor 6-2 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua
Kendati sudah unggul tiga gol, Persipura tak mau lengah. Permainan menyerang terus mereka tampilkan di hadapan pendukung sendiri. Tim yang melakoni debut di AFC Cup pada 2011 ini kembali mencetak gol melalui Ian Kabes di menit 53.
Tak mau ketinggalan, Titus Bonai juga ikut menyumbang gol empat menit kemudian. Skor 8-2 membuat tim tamu semakin terpuruk. Yangon pun terlihat sulit keluar dari tekanan demi tekanan yang dilancarkan Persipura.
Seakan tak puas, Foday kembali menorehkan gol kelimanya di laga ini pada menit ke-87. Skor 9-2 bertahan hingga laga usai. Sementara itu, untuk pengundian babak perempat-final baru akan dilakukan pada 28 Mei mendatang.
Sementara itu, pada laga tersebut Boakay Edi Foday tampil sebagai bintang dengan memborong lima gol kemenangan tim tuan rumah pada menit ketiga, 23, 41, 43, dan 87. Empat gol lainnya dilesakkan Yustinus Pae (10), Ian Kabes (28, penalti dan 53), serta Titus Bonai (57). Sedangkan dua gol Yangon diciptakan Cezar Augusto (17) dan Kyaw Ko Ko (21).
Di sisi lain, laga ini menciptakan beberapa rekor. Pertama, ini adalah salah satu kemenangan terbesar di ajang AFC Cup, dan Persipura menjadi tim kedua yang bisa mencetak sembilan gol dalam satu laga sekaligus. Sebelumnya, klub asal Uzbekistan, Nasaf Qarshi, pernah menorehkan hal serupa saat mengecundangi Dempo (India) di fase penyisihan grup A Piala AFC 2011. Selanjutnya, total gol yang tercipta pada laga ini (11 gol) adalah yang terbanyak, menyamai rekor Sun Hei versus Hoa Phat Hanoi (7-4) yang terjadi tujuh tahun silam.
Selain itu, Eddie Boakay Foday juga menjadi pemain non Asia pertama yang mencetak lima gol dalam satu laga di AFC Cup. Pemain Asia pertama yang melesakkan lima gol dalam satu laga adalah Ali Ashfaq (New Radiant), saat timnya menggulung Persibo Bojonegoro, 7-0, di Piala AFC 2013. Sebelumnya, saat masih memperkuat Persiwa Wamena, Foday juga pernah mencetak dua gol di AFC Cup 2010.
Babak pertama
Bertindak sebagai tuan rumah, Persipura langsung tampil menekan. Bahkan, mereka mampu langsung melesakkan gol ketika pertandingan baru berjalan tiga menit melalui gol yang dicetak Boakay Foday. Setelah itu, skuat yang dilatih Jacksen F Tiago ini terus mengurung pertahanan tim tamu.
Namun begitu, Yangon juga mencoba sesekali memberikan tekanan ke lini pertahanan tim asal Papua. Kecepatan Kyaw Ko Ko beberapa kali merepotkan lini belakang Persipura. Beruntung, Bio Paulin dan kawan-kawan masih sigap dalam membaca arah serangan tim asal Myanmar tersebut.
Bahkan, Persipura berhasil menggandakan keunggulan pada menit kesepuluh melalui Yustinus Pae. Skor 2-0 untuk tim tuan rumah. Tertinggal dua gol, tak lantas membuat skuat yang dilatih Eric Williams itu patah arang.
Secara perlahan, Yangon mencoba bangkit. Hasilnya, Cezar Augusto Hermenegildo berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-17. Sontak, gol tersebut semakin menambah semangat Khin Maung Lwin dan kawan-kawan.
Empat menit berselang, Yangon akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Adalah Kyaw Ko Ko yang berhasil merobek jala Persipura yang dikawal Yoo Jae Hoon.
Tak ingin tim tamu semakin bangkit, Persipura kembali mencoba mengendalikan permainan. Boaz Solossa dan kawan-kawan kembali unggul pada menit ke-23 melalui gol yang dilesakkan Foday. Kabes memperbesar keunggulan menjadi 4-2 lewat tendangan penalti di menit ke-28. Dua gol lagi mampu disarangkan Foday pada menit ke-41 dan 43. Skor 6-2 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua
Kendati sudah unggul tiga gol, Persipura tak mau lengah. Permainan menyerang terus mereka tampilkan di hadapan pendukung sendiri. Tim yang melakoni debut di AFC Cup pada 2011 ini kembali mencetak gol melalui Ian Kabes di menit 53.
Tak mau ketinggalan, Titus Bonai juga ikut menyumbang gol empat menit kemudian. Skor 8-2 membuat tim tamu semakin terpuruk. Yangon pun terlihat sulit keluar dari tekanan demi tekanan yang dilancarkan Persipura.
Seakan tak puas, Foday kembali menorehkan gol kelimanya di laga ini pada menit ke-87. Skor 9-2 bertahan hingga laga usai. Sementara itu, untuk pengundian babak perempat-final baru akan dilakukan pada 28 Mei mendatang.
Tag :
Our Documentation,
sport,
Persib Tahan Imbang Ajax
Persib Bandung berhasil memberikan kejutan kepada Ajax Amsterdam dalam laga uji coba di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Rabu (14/5). Ya, Persib berhasil mengimbangi juara Eredivisie musim ini tersebut dengan skor 1-1.
Tentu saja, hasil ini lebih baik dibandingkan yang didapatkan klub Indonesia lainnya Persija Jakarta. Sebelumnya, Ajax berhasil menaklukkan Persija tiga gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 11 Mei lalu.
Babak pertama
Jalannya pertandingan sendiri berjalan menarik. Belum genap satu menit, Ajax langsung memberikan ancaman melalui Siem de Jong. Beruntung, tendangannya dari dalam kotak penalti masih bisa ditangkap dengan baik oleh I Made Wirawan.Lima menit berselang, giliran Persib yang memberikan ancaman melalui tendangan dari luar kotak penalti yang dilakukan Konate Makan. Namun, bola masih berada di atas mistar gawang.
Ajax memang tampil lebih mendominasi, namun serangan yang dilancarkan de Godenzonen masih bisa dipatahkan barisan pertahanan Maung Bandung. Agresivitas dan kecepatan para pemain Persib juga beberapa kali merepotkan lini pertahanan Ajax.
Ajax akhirnya bisa unggul 1-0 pada menit ke-17. Adalah Stefano Denswil yang berhasil menjebol gawang I Made Wirawan setelah menerima umpan sepak pojok.
Tertinggal, Persib langsung memberikan reaksi satu menit kemudian. Sayang, tendangan keras Djibril Coulibaly dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis Mickey Van der Haart.
Namun begitu, Ajax terus memberikan tekanan dan mencoba mengendalikan permainan. Hanya saja, kali ini para pemain Persib lebih tampil disiplin, sehingga beberapa peluang yang ada berhasil dimentahkan.
menit ke-44. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, Ajax langsung mengganti dua pemainnya Siem de Jong dan Ruben Ligeon dengan Thulani Serero dan Jairo Riedewald.
Persib sendiri mencoba tampil lebih menekan di babak ini. Bahkan, mereka mendapatkan peluang lebih dulu melalui sundulan Djibril Coulibaly. Sayang, sundulan striker asal Mali itu masih belum menemui sasaran.
Begitu pula dengan Tantan. Tendangannya masih menyamping di sisi kiri gawang Ajax. Namun demikian, Ajax secara perlahan kembali menguasai permainan. Tapi, skuat yang dilatih Frank de Boer itu kerap kesulitan menembus pertahanan Persib. Mereka pun beberapa kali hanya melakukan tendangan dari luar kotak penalti untuk membobol gawang Persib.
Persib kembali mendapatkan peluang pada menit ke-68. Itu setelah, tangkapan kurang sempurna Van der Haart yang memetik bola dari sepak pojok, nyaris saja membuat bola masuk ke gawang sendiri. Beruntung, masih ada pemain Ajax yang langsung menghalau bola keluar dari kotak penalti.
Tendangan dari luar kotak penalti Ahmad Jufriyanto yang baru masuk di babak ini juga masih bisa ditepis Van der Haart. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain kedua tim:
Persib Bandung
Pelatih: Djajang Nurjaman
I Made Wirawan; Tony Sucipto, Abdul Rahman, Vujovic, Supardi; Hariono, M Taufiq, Firman, Konate; Tantan, Djibril Coulibaly
Ajax Amsterdam
Pelatih: Frank de Boer
Van der Hart; Ligeon, Van der Hoorn, Denswil, Tete; Bazoer, Poulsen, Duarte; Becker, De Jong, De Sa.
Tag :
Mading Online,
sport,
Hasil final Singapura Open Super Series 2014
'' SINGAPURA OPEN SUPER SERIES 2014 ''
Ganda campuran
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Riky Widianto/Puspita Richi Dili 21-15 22-20
Tunggal putri
Wang Yihan vs Li Xuerui 21-11 21-19
Ganda putra
Cai Yun/Lu Kai vs Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin 21-19 21-14
Ganda putri
Bao Yixin/Tang Jinhua vs Christinna Pedersen/Kamilla Rhyter Juhl 14-21 21-19 21-15
Tunggal putra
Simon Santoso vs Lee Chong Wei 21-15 21-10
Tag :
Mading Online,
sport,


