Islamnya Seorang Imam Katolik Istanbul
Syaikh ‘Abdul Ahad Dawud yang dulunya bernama Benjamin Kaldani, seorang Profesor Telogi, dan seorang Imam Katholik bagi sekelompok orang Kaldan, yang menguasai beberapa bahasa. Akan tetapi setelah penelitian mendalam terhadap al-Kitab, dia mengungkap sesuatu yang tidak diragukan lagi, yaitu kebatilan agama Kristen dan Bilbel. Lalu dia mengumumkan keislamannya di Instambul Turki, kemudian menyusun buku “Muhammad In The Bible” (Muhammad dalam al-Kitab) dan buku-buku lainnya.
Sesungguhnya beberapa pendorong yang menjadikan seorang Imam Katolik menyatakan keislamannya adalah banyak. Dia berkata saat ditanya, ‘Bagaimana Anda menjadi seorang muslim?’ Dia menulis, ‘Sesungguhnya hidayahku kepada Islam tidak mungkin dinisbatkan kepada sebab apapun selain pertolongan Allah U. Tanpa hidayah Allah, maka setiap bacaan dan penelitian, dan berbagai upaya yang dilakukan untuk mencapai kebenaran akan sia-sia. Maka masa-masa yang aku di dalamnya beriman kepada keesaan Allah, dan dengan Nabi-Nya yang mulia i menjadi satu titik perpindahanku menuju jalan orang yang beriman.’
Termasuk di antara sebab yang juga dia sebutkan, yang menjadikannya menyatakan ketidaktaatannya kepada gereja adalah dituntutnya iman dengan syafaat antara Allah dan makhluk-Nya dengan beberapa perkara; seperti syafaat untuk bebas dari neraka, seperti butuhnya manusia kepada orang yang memberikan syafaat secara membabi buta. Dan bahwa pemberi syafaat itu adalah seorang Tuhan sempurna dan Manusia sempurna. Dan bahwa para biarawan gereja juga para pemberi syafaat mutlak. Sebagaimana Gereja memerintahnya untuk bertawassul (menjadikan perantara) kepada para pemberi syafaat itu yang tidak mungkin bisa membatasi mereka.
Dari studinya tentang doktrin salib, dia menemukan bahwa al-Qur`an mengingkarinya, sementara injil yang beredar menetapkan. Padahal asli keduanya adalah dari satu sumber. Seharusnya, yang wajar adalah tidak ada perbedaan di antara keduanya. Akan tetapi terjadi perselisihan dan pertentangan di antara keduanya. Maka harus menghukumi adanya distorsi pada salah satu dari keduanya. Dia pun meneruskan penelitian dan pengecekannya untuk masalah ini, hingga dia sampai pada satu hakikat, seraya berkata:
‘Hasil dari penelitianku bahwa aku percaya dan yakin bahwa kisah pembunuhan al-Masih u, penyaliban dan bangkitnya dia dari kematian adalah dongeng belaka.’
Dia juga berkata, ‘Bahwa keyakinan Kristen terhadap Trinitas, dan klaim mereka bahwa sifat itu mendahului yang disifati menjadi salah satu sebab yang mengajaknya untuk keluar dari Kristen.’
Dia pun bertemu dengan sejumlah ulama kaum muslimin. Setelah dia bertatap muka berulang kali bersama dengan mereka, dia pun yakin dengan Islam dan memeluknya.
Dia tinggalkan dunia selama sebulan penuh di dalam rumahnya. Dia ulangi lagi membaca al-Kitab dengan bahasa-bahasanya yang kuno, dan dengan nash-nash aslinya berulang kali. Dia mempelajarinya dengan mendalam dan dengan perbandingan. Yang kemudian dia kumpulkan sebagian dalam kitabnya, Muhammad In The Bibble, dan akhirnya dia memeluk Islam di Kota Instambul. Dan diantara karyanya adalah Bible and the Cross (Injil dan Salib).
Terakhir, Prof. Abdul Ahad Dawud berkata, ‘Waktu yang di dalamnya saya beriman dengan Keesaan Allah, dan Nabi-Nya yang mulia i, maka mulailah langkah perubahanku menuju jalan keimanan laa ilaaha illallaah (Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah). Inilah keyakinan yang akan menaungi keyakinan setiap mukmin yang sebenarnya terhadap Allah hingga hari kiamat… Saya yakin bahwa satu-satunya cara untuk memahami makna al-Kitab dan rohnya adalah mempelajarinya dari sisi keislaman.’
Demikianlah, serial keislaman para ulama Nasrani akan terus berlangsung, dan tidak akan berhenti, sementara tidak ada satu orang ulama pun dari kaum muslimin yang masuk Nasrani sejak dibangkitkannya Nabi i hingga hari ini, yaitu sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Sesungguhnya saya berharap dari setiap orang yang jujur lagi pencari kebenaran dari orang-orang Nasrani untuk menghadapkan pertanyaan kepada para Imam Gereja tentang penyebab masuk Islamnya ulama Nasrani, sementara tidak pernah ditemukan seorang ulama dari kaum muslimin yang menyatakan kekristenannya sejak 1400 tahun yang lalu?
Tag :
Mading Online,
realigion,
Microphone (MCPN!) April Catalog
CLT/004
Available Colour : Black
IDR ... (coming soon)
CLT/005
Available Colour : White
IDR ... (coming soon)
OTHER DESIGN COMING SOON, PLEASE BE PATIENTLY !
Tag :
Mading Online,
microphone,
ARTIFO II (Ar-Rohmah Facultative Olympiad) 2014
Setelah UTS ini pun kami mengadakan Artifo II, berikut lomba-lomba yang akan dilaksanakan pada hari Kamis -Jum'at tanggal 20-21 Maret 2014
Cara Agar Betah di Lingkungan Ar-Rohmah
1. Hidupi aja
Rasakan bahwa hidup di Arrohmah ini seperti hidup di rumah. Banyak teman
baik yang ada di sekolah ini. Mainkanlah permainan yang disukai dirumah. Jalankan saja waktu-waktu saat di Arrohmah.
Perbedaan asal dan tempat tinggal bukanlah suatu permasalahan yang berarti di SMP Arrohmah ini. Meski banyak yang berbeda bahasa, tapi lama
kelamaan semua santri akan menggunakan bahasa yang sama yaitu bahasa jawa dan
bahasa Indonesia.
2. Memilik banyak
teman
Teman, orang dekat diantara kita semua. Tak ada orang yang tidak memiliki
teman. Hidup ini akan terasa bahagia bila memiliki teman, dan sebaliknya jika
kita tidak memiliki teman hidup ini akan terasa hampa. Berbicalah dengan
temanmu dan mainlah dengan temanmu. Biarkan saja waktu itu habis karena
berbicara dan bermain membuat kalian bertahan di Arrohmah ini.
3. Buanglah rasa
kebahagiaan dan kehangatan bersama keluarga
Bagaimanapun caranya lupakan masa lalulumu dirumah bersama keluarga,
bersama ayah, bersama ibu dan kakak adik. Tapi sekarang, keluarga barumu adalah
disini, di Arrohmah. Jangan selalu
diingat kenangan bersama orang tua kita, pikirkanlah saja apa yang telah
terjadi kemarin dan apa yang terjadi besok, minggu depan, bulan depan dan tahun
depan.
4. Jangan membuat
banyak masalah
Di Arrohmah ini kalian jangan buat banyak masalah. Karena jika kalian
membuat masalah, kalian akan dibenci teman dekat, teman kamar, teman sepengasuh
ataupun kakak kelas. Jika ingin melakukan sesuatu, pikirkanlah dahulu apa yang
ingin dilakukan dan jangan langsung bertindak. Kalau ingi mengatakan sesuatu
jangan mengatakan perkataan yang menimbulkan rasa tidak menyenangkan dihati
orang yang bersangkutan.
5. Niatkan selalu
bahwa kita ini belajar karena Allah
Belajar adalah
hal utama untuk meraih kesuksesan di masa depan. Apalagi jika diniatkan karena Allah,
pelajaran yang kita pelajari akan diberkahi. Tidak hanya itu, jika ujian kita
meraih nilai bagus, kita bisa memberikan kepada orang tua. Lama kelamaan kita akan segera mengerti bahwa belajar harus
dilakukan sehari-hari. Tidak hanya belajar, hafalan Al qur’an, aktif dalam
berorganisasi usahakan kita lakukan semua yang bisa kita lakukan.
Tag :
Arrohmah,
Hidayatullah IBS Ar-Rohmah Malang
Kota pendidikan, itulah cara beberapa orang
menyebutkan kota Malang, kota pegunungan di Jawa timur ini menyimpan banyak
sejarah. Banyak sekali sekolah-sekolah yang berdiri di kota ini. Baik berupa
swasta, negeri, maupun pondok pesantren. Salah satunya adalah IBS
(Islamic Boarding School) Ar Rohmah, pondok pesantren ini berawal dari
madrasatul qur’an biasa yang berdiri di tanah seluas kurang dari 50 m2 .
Seiring berkembangnya zaman dan santri juga mulai berkembang semakin banyak,
akhirnya dibuatlah pondok pesantren dari madrasatul qur’an ini, dalam pembuatan
ponpes ini masyarakat juga ikut berpatisipasi, hingga pada suatu hari salah
satu warga bernama Siti Rohmah meninggal dunia, ibu yang baik itu berwasiat untuk
menyumbangkan tanah dan membuat masjid di Pondok Pesantren ini, hal itulah yang
membuat pondok pesantren ini bernama Ar Rohmah, sekolah yang kini kita kenal
merupakan pencetus Hidayatullah Malang.
UNTUK INFO LEBIH LANJUT MENGENAI DIATAS BISA DOWNLOAD BERIKUT :
http://www.ziddu.com/download/23616934/IBSArRohmahforpsb.docx.html
UNTUK OFFICIAL SITE IBS AR-ROHMAH MALANG BISA KUNJUNGI INI :
http://www.arrohmah-mlg.com
Tag :
Arrohmah,
Penggunaan Bahasa di Lingkungan Ar-Rohmah
Pada masa modern ini,banyak sekali teknologi yang
berkembang. Masyarakat dengan mudah berkomunikasi, bukan hanya di dalam negeri
saja, bahkan sampai ke luar negeri, tentu saja dengan bahasa yang mereka
miliki. Dengan begitu, bahasa juga berkembang dan menyebar ke berbagai belahan
dunia. Tidak hanya bahasa inggris, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Arab,
bahkan bahasa Indonesia, juga menyabar ke berbagai belahan dunia.
Oleh
karena itu, bahasa sangat berperan penting dalam berkomunikasi antar umat
manusia. Kesempatan ini tentu sangat menguntungkan khususnya bagi kita umat
islam. Mengapa? Karena kita bisa memanfaatkanya untuk berda’wah kepada
masyarakat di dalam dan di luar negeri. Dan sekarang kita memanfaatkanya dengan
cara yaitu, menggerakkan bahasa dan membentuk area bahasa di lingkungan
LPI Ar Rohmah ini. Dengan tujuan membentuk kader-kader muslim yang menyebarkan
da’wah kepada para masyarakat dalam negeri maupun di luar negeri dengan bahasa
yang telah di pelajari, terutama bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Mengapa harus
bahasa Inggris dan bahasa Arab?
Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling
banyak di gunakan di berbagai belahan dunia. Mungkin banyak yang bertanya-tanya,”Mengapa
harus bahasa Inggris? Padahal bahasa Inggris kan buatan orang kafir?”
Nah, inilah kunci kita dalam berda’wah. Karena bahasa Inggris adalah buatannya
orang kafir, maka kita harus berda’wah dengan bahasanya juga, supaya
orang-orang kafir itu mengerti apa yang kita da’wahkan kepada mereka. Rasulullah
saja pernah memerintahkan sahabat Zaid bin Haritsah untuk belajar bahasa dan
tulisan orang Yahudi. Untuk apa? Supaya Rasulullah dengan mudah mengirim
surat-surat kepada para raja kafir untuk masuk islam, sehingga mereka mengerti
apa yang Rasulullah bicarakan dalam surat-surat itu. Jangan kita da’wahkan
kepada mereka bahasa yang tidak mereka mengerti, contohnya saja bahasa Arab.
Coba bayangkan, jika kita berda’wah mereka dengan bahasa Arab, sedangkan mereka
tidak mengerti apa yang kita bicarakan. Nanti akan menyebabkan miss
communication dan bisa-bisa kita dibilang gila.
Lalu,
bahasa Arab. Pasti banyak yang sudah mengetahui keutamaannya. Bahasa Arab
adalah bahasa syurga, dialah bahasa yang Nabi gunakan dalam berda’wah, dan
Allah pun menurunkan FirmanNya dengan
bahasa Arab pula. Oleh karena itu, WAJIB bagi kita seorang muslim untuk belajar
bahasa Arab. Dan di akhir zaman nanti, bahasa Arab adalah satu bahasa yang akan
digunakan,bahasa selain bahasa Arab akan punah. Dan jika kita sudah pandai
dalam kedua bahasa ini, Insya Allah kita akan sukses di dunia dan di akhirat
nanti.Tag :
Arrohmah,
Santri Teladan Akhir Semester 1
PRIMUS MUHAMMAD IHZA KUSUMA
Anak yang biasa dipanggil Primus ini, mempunyai segudang
prestasi sejak dari SD sampai sekarang. Dia berasal dari Malang dan lahirnya
pun juga di Malang, pada tanggal 21 Februari tahun 2000. Sekarang, ia sudah
kelas 8, tepatnya kelas 8-Internasional. Pada kelas 7, awalnya berada di kelas
7-Olimpiade. Hingga akhirnya, Allah berkehendak menaikkannya ke kelas
Internasional pada kenaikan kelas. Namun, ia tidak merasa puas atas hasil kerja
kerasnya selama 1 tahun. Dan Alhamdulillah, pada Ujian Akhir Semester kemarin,
ia berhasil menduduki peringkat 1. Ya, memang sangat menakjubkan. Mengapa ya ?
padahal ia adalah anak pindahan dari kelas Olimpiade, tetapi anak kelas
Internasional dia taklukkan semua. Namun, ia juga tidak merasa sombong dan
puas. Karena bisa saja, ia mungkin akan turun dari peringkatnya.
Selain itu, ia juga sangat ramah dalam bergaul kepada
sesama, baik kepada adik kelas, kakak kelas, dan teman sebaya. Dia juga aktif
dalam berorganisasi. Ia juga bisa membagi waktu antara sekolah, asrama,
organisasi, hafalan, dan waktu bermainnya. Sehingga, ia mempunyai akademik yang
bagus dan hafalannya juga kuat.
Inilah prestasi
yang pernah dia raih !! :
1. Juara 3 lomba biolgi AMFIBI
2. Mendapat Penghargaan
Perlombaan BiologiTag :
Arrohmah,
Smartphone bisa Cegah Manusia Tumbuh Tinggi !!
ARTIKEL PENGETAHUAN
Smartphone khususnya kegiatan sms pada perangkat tersebut memaksa tubuh ke posisi membungkuk yang dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk, hilangnya keseimbangan, dan gangguan tulang untuk tumbuh tinggi.
Seperti dilansir Telegraph (23/1), penelitian terakhir menyebutkan jika posisi membungkukkan saat mengetik atau membaca pesan teks menyebabkan orang terlalu sering membungkuk yang dapat memperlambat dan menghilangkan keseimbangan tubuh manusia.
Penelitian in sendiri dilakukan dengan meminta 26 relawan untuk memonitor mereka ketika mereka membaca atau teks atau mengetik pesan.
Sebuah software komputer khusus yang digunakan untuk melacak gerakan tubuh relawan tersebut mengungkapkan bahwa SMS dapat mengubah postur dan cara orang berjalan. Dengan posisi membungkuk dengan kepala agak ke bawah, pengirim SMS kurang mampu berjalan dalam garis lurus dan lebih mungkin untuk berbelok dan kehilangan keseimbangan.
Dr. Siobhan Schabrun dari University of Queensland mengatakan "Menulis dan membaca SMS di ponsel mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan dan keseimbangan badan Anda.""Terlebih ini dapat mempengaruhi keselamatan orang-orang yang berjalan dan SMS pada waktu yang bersamaan." tambahnya.
Jika dilihat secara ilmiah, kebanyakan orang mengadopsi posisi kepala ke depan dan sedikit ke bawah saat mereka melakukan kegiatan SMS. Membiarkan kepala Anda dalam posisi seperti ini dalam waktu cukup lama akan menambahkan hingga 30 pon atau 15kg berat ekstra untuk tulang vertebra atas yang dapat membuat tulang belakang tidak sejajar.
Sebelumnya para kalangan fisioterapis juga telah menamakan rasa sakit yang dialami karena terlalu lama membungkukkan ketika menggunakan smartphone dengan nama'text neck' yang disebabkan otot-otot di leher dan bahu menjadi tegang.
Sebuah studi lain sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari San Francisco State University menemukan bahwa 83 persen dari subyek melaporkan beberapa nyeri tangan dan leher selama SMS. Sebagian juga menunjukkan tanda-tanda lain selain nyeri otot seperti sesak napas dan detak jantung yang meningkat.
Smartphone khususnya kegiatan sms
pada perangkat tersebut memaksa tubuh ke posisi membungkuk yang dapat
menyebabkan postur tubuh yang buruk, hilangnya keseimbangan, dan gangguan
tulang untuk tumbuh tinggi.
Seperti dilansir Telegraph (23/1), penelitian terakhir menyebutkan jika posisi membungkukkan saat mengetik atau membaca pesan teks menyebabkan orang terlalu sering membungkuk yang dapat memperlambat dan menghilangkan keseimbangan tubuh manusia.
Penelitian in sendiri dilakukan dengan meminta 26 relawan untuk memonitor mereka ketika mereka membaca atau teks atau mengetik pesan.
Sebuah software komputer khusus yang digunakan untuk melacak gerakan tubuh relawan tersebut mengungkapkan bahwa SMS dapat mengubah postur dan cara orang berjalan. Dengan posisi membungkuk dengan kepala agak ke bawah, pengirim SMS kurang mampu berjalan dalam garis lurus dan lebih mungkin untuk berbelok dan kehilangan keseimbangan.
Dr. Siobhan Schabrun dari University of Queensland mengatakan "Menulis dan membaca SMS di ponsel mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan dan keseimbangan badan Anda.""Terlebih ini dapat mempengaruhi keselamatan orang-orang yang berjalan dan SMS pada waktu yang bersamaan." tambahnya.
Jika dilihat secara ilmiah, kebanyakan orang mengadopsi posisi kepala ke depan dan sedikit ke bawah saat mereka melakukan kegiatan SMS. Membiarkan kepala Anda dalam posisi seperti ini dalam waktu cukup lama akan menambahkan hingga 30 pon atau 15kg berat ekstra untuk tulang vertebra atas yang dapat membuat tulang belakang tidak sejajar.
Sebelumnya para kalangan fisioterapis juga telah menamakan rasa sakit yang dialami karena terlalu lama membungkukkan ketika menggunakan smartphone dengan nama'text neck' yang disebabkan otot-otot di leher dan bahu menjadi tegang.
Sebuah studi lain sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari San Francisco State University menemukan bahwa 83 persen dari subyek melaporkan beberapa nyeri tangan dan leher selama SMS. Sebagian juga menunjukkan tanda-tanda lain selain nyeri otot seperti sesak napas dan detak jantung yang meningkat.
Smartphone khususnya kegiatan sms pada perangkat tersebut memaksa tubuh ke posisi membungkuk yang dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk, hilangnya keseimbangan, dan gangguan tulang untuk tumbuh tinggi.
Seperti dilansir Telegraph (23/1), penelitian terakhir menyebutkan jika posisi membungkukkan saat mengetik atau membaca pesan teks menyebabkan orang terlalu sering membungkuk yang dapat memperlambat dan menghilangkan keseimbangan tubuh manusia.
Penelitian in sendiri dilakukan dengan meminta 26 relawan untuk memonitor mereka ketika mereka membaca atau teks atau mengetik pesan.
Sebuah software komputer khusus yang digunakan untuk melacak gerakan tubuh relawan tersebut mengungkapkan bahwa SMS dapat mengubah postur dan cara orang berjalan. Dengan posisi membungkuk dengan kepala agak ke bawah, pengirim SMS kurang mampu berjalan dalam garis lurus dan lebih mungkin untuk berbelok dan kehilangan keseimbangan.
Dr. Siobhan Schabrun dari University of Queensland mengatakan "Menulis dan membaca SMS di ponsel mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan dan keseimbangan badan Anda.""Terlebih ini dapat mempengaruhi keselamatan orang-orang yang berjalan dan SMS pada waktu yang bersamaan." tambahnya.
Jika dilihat secara ilmiah, kebanyakan orang mengadopsi posisi kepala ke depan dan sedikit ke bawah saat mereka melakukan kegiatan SMS. Membiarkan kepala Anda dalam posisi seperti ini dalam waktu cukup lama akan menambahkan hingga 30 pon atau 15kg berat ekstra untuk tulang vertebra atas yang dapat membuat tulang belakang tidak sejajar.
Sebelumnya para kalangan fisioterapis juga telah menamakan rasa sakit yang dialami karena terlalu lama membungkukkan ketika menggunakan smartphone dengan nama'text neck' yang disebabkan otot-otot di leher dan bahu menjadi tegang.
Sebuah studi lain sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari San Francisco State University menemukan bahwa 83 persen dari subyek melaporkan beberapa nyeri tangan dan leher selama SMS. Sebagian juga menunjukkan tanda-tanda lain selain nyeri otot seperti sesak napas dan detak jantung yang meningkat.
Seperti dilansir Telegraph (23/1), penelitian terakhir menyebutkan jika posisi membungkukkan saat mengetik atau membaca pesan teks menyebabkan orang terlalu sering membungkuk yang dapat memperlambat dan menghilangkan keseimbangan tubuh manusia.
Penelitian in sendiri dilakukan dengan meminta 26 relawan untuk memonitor mereka ketika mereka membaca atau teks atau mengetik pesan.
Sebuah software komputer khusus yang digunakan untuk melacak gerakan tubuh relawan tersebut mengungkapkan bahwa SMS dapat mengubah postur dan cara orang berjalan. Dengan posisi membungkuk dengan kepala agak ke bawah, pengirim SMS kurang mampu berjalan dalam garis lurus dan lebih mungkin untuk berbelok dan kehilangan keseimbangan.
Dr. Siobhan Schabrun dari University of Queensland mengatakan "Menulis dan membaca SMS di ponsel mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan dan keseimbangan badan Anda.""Terlebih ini dapat mempengaruhi keselamatan orang-orang yang berjalan dan SMS pada waktu yang bersamaan." tambahnya.
Jika dilihat secara ilmiah, kebanyakan orang mengadopsi posisi kepala ke depan dan sedikit ke bawah saat mereka melakukan kegiatan SMS. Membiarkan kepala Anda dalam posisi seperti ini dalam waktu cukup lama akan menambahkan hingga 30 pon atau 15kg berat ekstra untuk tulang vertebra atas yang dapat membuat tulang belakang tidak sejajar.
Sebelumnya para kalangan fisioterapis juga telah menamakan rasa sakit yang dialami karena terlalu lama membungkukkan ketika menggunakan smartphone dengan nama'text neck' yang disebabkan otot-otot di leher dan bahu menjadi tegang.
Sebuah studi lain sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari San Francisco State University menemukan bahwa 83 persen dari subyek melaporkan beberapa nyeri tangan dan leher selama SMS. Sebagian juga menunjukkan tanda-tanda lain selain nyeri otot seperti sesak napas dan detak jantung yang meningkat.
Tag :
Mading Online,
technology,
Jangan Sia-sia kan Harimu !
ARTIKEL RENUNGAN
Jika anda terbangun hari di pagi hari, maka
janganlah lagi anda menanti sore segera menjelang. Hari ini Anda akan hidup,
hanya hari ini. Tidak ada hari kemarin yang telah pergi bersama suka dukanya.
Tidak ada hari esok yang sampai saat ini belum kunjung datang. Matahari hari
inilah yang kini menaungi anda. Hari ini adalah hari anda , HANYA HARI INI.
Usia anda hanya satu hari ini. Tumbuhkan semangat hidup dalam jiwa anda hanya
untuk hari ini. Berfikirlah bahwa Anda lahir hari ini dan mati hari ini.
“Dengan jalan seperti itu, hidup anda Insya
Allah tidak akan sia-sia. Dengan jalan seperti itu, hidup Anda tidak akan gagap
untuk meraba antara kecemasan, kesedihan, dan duka masa lalu dengan khayalan
masa depan, lengkap dengan potret suramnya yang mengerikan serta segudang
problematika hidup yang siap menerkam anda.”
Untuk satu hari ini saja, curahkan konsentrasi
, perhatian, prestasi terbaik , kerja keras dan kesungguhan anda. Hanya untuk
hari ini saja anda harus siap melaksanakan shalat dengan khusyu, bacaan Al
Qur’an, zikir dengan penuh kehadiran hati, (Aidh Al Qarni)
Tag :
Mading Online,
realigion,
Keutamaan Menjaga Pandangan Kepada Akhwat
Salah satu ajaran mulia dalam islam adalah menundukkan
pandangan bahkan ia diperintahkan Allah ‘azza wa jalla kepada
orang-orang yang beriman dari hamba-hambanya, dan ini menunjukkan mulianya apa
yang diperintahkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
قُلْ
لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ
أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman[1], “Hendaklah mereka menundukkan pandanganya, dan
menjaga kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS : An Nuur [24] : 30).
Pada ayat ini Allah Subhanahu wa Ta’ala mendahulukan penyebutan menundukkan pandangan dari pada menjaga kemaluan, maka hal ini menunjukkan pentingnya menundukkan pandangan sebagai sarana untuk membersihkan hati dari penyakit-penyakit yang dapat merasuk ke dalamnya, setelah itu barulah hati itu dapat tumbuh dan berkembang dengan diberi makanan hati yang berupa amal keta’atan sebagaimana badan yang juga butuh makanan agar dapat tumbuh dan berkembang.
Maka pada kesempatan ini kami nukilkan 3 faidah yang sangat agung dari suatu ibadah yang agung, yaitu menundukkan pandangan dari apa yang dijelaskan oleh Ibnul Qoyyim rohimahullah secara ringkas[2],
[1.] Faidah Pertama, dapat merasakan manisnya iman, dimana ia merupakan suatu hal yang lebih baik, lebih lezat dari apa yang ia palingkan matanya dari melihatnya dan yang ia tinggalkan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka barangsiapa yang meninggalkan sesuatu apapun karena Allah maka Allah ‘azza wa jalla akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang dia tinggalkan tersebut. Sebagaimana dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam,
إِنَّكَ
لَنْ تَدَعَ شَيْئًا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا
هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
“Sesungguhnya tidaklah sesuatu yang kalian tinggalkan
karena Allah ‘azza wa jalla kecuali pasti akan Allah gantikan untukmu
dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang dia tinggalkan”[3].
“Pandangan itu
merupakan utusan hati, hatilah yang mengutus pandangan untuk
melihat apa yang bisa dikabarkannya dari keindahan apa yang terlihat. Kemudian
dari apa yang dilihat inilah muncul rasa rindu, yang kemudian berubah menjadi
rasa cinta yang selanjutnya rasa cinta ini dapat berubah menjadi rasa cinta
yang bersifat penghambaan, sehingga hatinya menjadi hamba apa yang dia cintai
yang semula hanya berawal dari apa yang dia lihat. Sehingga akhirnya
mengakibatkan letihnya hati dan hatinya akan menjadi tawanan apa yang ia lihat.
Kemudian sang hati yang telah letih ini mengeluhkan keletihannya pada pandagan,
namun apa yang dikatakan pandangan tidaklah seperti yang dia harapkan. Dia
mengatakan, “Aku hanyalah sebagai utusanmu dan engkaulah yang mengutusku”[4].
Maka semakin bertambahlah sakit yang dirasakan hati
dan beginilah salah satu ujian bagi hati yang kosong dari kecintaan kepada
Allah dan ikhlas kepadaNya, sehingga dengan ini terlihatlah bagi kita dampak
buruk dari tidak menjaga pandangan[5].
Kemudian Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan,
“Sesungguhnya hati itu pasti bergantung apa yang dicintainya, maka barangsiapa yang tidak menjadikan Allah lah satu-satunya yang dia cintai dan ilaah yang dia sembah sudah barang tentu hatinya akan menyembah/beribadah kepada selainNya”[6].
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Yusuf ‘alaihis salam,
Kemudian Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan,
“Sesungguhnya hati itu pasti bergantung apa yang dicintainya, maka barangsiapa yang tidak menjadikan Allah lah satu-satunya yang dia cintai dan ilaah yang dia sembah sudah barang tentu hatinya akan menyembah/beribadah kepada selainNya”[6].
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Yusuf ‘alaihis salam,
كَذَلِكَ
لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا
الْمُخْلَصِينَ
“Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya
kemungkaran (khianat[7]) dan kekejian (keinginan untuk berzina[8]). Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami
yang ikhlas dalam kerta’atannya[9]”. (QS
: Yusuf [12] : 24).
Maka lihatlah saudaraku betapa Allah ‘azza wa jalla kaitkan antara menjadi hamba yang ikhlas dalam keta’atannya kepada Allah, dimana salah satu jalannya adalah dengan memalingkan pandangan dari sesuatu yang haram dilihat[10] dan ini adalah salah satu sebab Nabi Yusuf alaihis salam bisa berpaling dari perzinaan dan pengkhianatan padahal saat itu Beliau adalah seorang yang masih muda, belum menikah, terasing dan seorang budak dari majikan suami orang yang mengajaknya berzina.
[2.] Faidah Kedua, membuat hati menjadi bercahaya dan melahirkan firasat yang benar.
Ibnu Syujaa’ Al Karmani rohimahullah mengatakan,
“Barangsiapa yang
menjaga dhohirnya dengan mengikuti sunnah dan batinnya dengan perasaan selalu
diawasi Allah ‘azza wa jalla (muroqobah), menahan diri dari mengikuti syahwat,
menundukkan pandangan dari melihat hal-hal yang haram dan menjaga diri untuk
tidak makan yang haram maka firasatnya tidak akan meleset”.
Demikian juga firman Allah Subhanahu wa
Ta’ala ketika menceritakan kaum Nabi Luthalaihis salam dan
musibah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala timpakan kepada mereka
kemudian setelah itu Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
إِنَّ فِي
ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ
“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi Al Muwassimin[11]”. (QS
: Al Hijr [15] : 75).
Al Muwassimin dalam ayat ini ditafsirkan oleh Ibnul Qoyyim rohimahullah sebagaiorang-orang yang penglihatan mereka selamat dari melihat hal-hal yang haram dan keji[12].
Dalam surat An Nuur Allah ‘azza wa jalla berfirman tentang manfaat yang diperoleh orang-orang yang menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan kemaluannya[13] :
اللَّهُ
نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan
bumi”. (QS : Al Nuur [24] : 35).
Setelah membawakan ayat ini Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan,
“Rahasia dari hal ini
adalah bahwa balasan dari suatu amal adalah sesuai dengan amalan yang
dikerjakan. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya dari melihat yang haram
maka Allah akan gantikan dengan sesuatu yang lebih baik darinya. Maka
sebagaimana ia menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan maka demikian
jugalah Allah akan penuhi hati dan pandangan orang tersebut dengan cahayaNya
sehingga dia akan dapat melihat (dengan hatinya yang telah dipenuhi cahaya) apa
yang tidak terlihat oleh orang yang tidak menundukkan pandangannya dari hal
yang Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan”.
Kemudian Beliau rohimahullah mengatakan,
“Maka hati itu
laksana cermin dan hawa nafsu laksana karat yang mengotorinya, apabila cermin
tersebut bersih dari noda karat tersebut maka ia akan dapat terlihat sesuatu
sebagai mana hakikatnya”[14].
[3.] Faidah
Ketiga, Timbulnya kekuatan, keteguhan dan
keberanian hati.
Allah akan memberikan kepada orang yang menjaga pandangannya dari hal yang haram berupa kekuatan pertolonganNya, sebagaimana Allah memberikan cahayaNya kepada orang ini berupa kekuatan hujjah. Maka pada diri orang ini terkumpul dua kekuatan yang menyebabkan setan lari darinya, sebagaimana dikatakan dalam sebuah atsar,
Allah akan memberikan kepada orang yang menjaga pandangannya dari hal yang haram berupa kekuatan pertolonganNya, sebagaimana Allah memberikan cahayaNya kepada orang ini berupa kekuatan hujjah. Maka pada diri orang ini terkumpul dua kekuatan yang menyebabkan setan lari darinya, sebagaimana dikatakan dalam sebuah atsar,
إِنَّ
الَّذِيْنَ يُخَالِفُ هَوَاهُ يَفْرَقُ الشَّيْطَانُ مِنْ ظِلِّهِ
Oleh sebab itu hal ini tidak akan didapatkan orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang berjiwa nista dan rendah. Allah Subahanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا
وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula)
kamu bersedih hati berkaitan dengan masa lalu, padahal kamulah orang-orang yang
paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman[16]”. (QS : Ali ‘Imran [3] : 138).
Demikian juga firman Allah Subahanahu wa
Ta’ala,
مَنْ كَانَ
يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا
“Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka milik
Allahlah kemuliaan itu semuanya”. (QS : Fathiir [35] : 10).
Dengan demikian maka barangsiapa yang ingin mendapatkan kemulian maka hendaklah ia mencarinya dengan taat kepada Allah, dengan al kalamuth thayyib (kata-kata yang baik[17]), dan amal yang sholeh. Demikian juga sabda Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam,
مَنْ
الْتَمَسَ رِضَى اللهِ بِسَخْطِ النَّاسِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، وَأَرْضَى
النَّاسُ عَنْهُ ، وَمَنْ الْتَمَسَ رِضَا النَّاسِ بِسَخْطِ اللهِ سَخِطَ اللهُ
عَلَيْهِ ، وَأَسْخَطَ عَلَيْهِ النَّاسُ
“Barangsiapa yang mencari ridho Allah walaupun manusia
murka maka Allah ridho padanya dan menjadikan manusiapun ridho padanya. Dan
barangsiapa yang mencari ridho manusia walaupun Allah murka maka Allah akan
murka padanya dan Allah jadikan manusiapun murka padanya”[18].
Dengan demikian kita katakan pula bahwa
“Barangsiapa yang taat kepada Allah maka Allah akan mengasihinya dan melindunginya, tidak akan hina orang yang dikasihi dan dilindungi Robbnya”[19].
Sebagaimana yang diajarkan Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam dalam salah satu do’a qunut,
“Barangsiapa yang taat kepada Allah maka Allah akan mengasihinya dan melindunginya, tidak akan hina orang yang dikasihi dan dilindungi Robbnya”[19].
Sebagaimana yang diajarkan Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam dalam salah satu do’a qunut,
إِنَّهُ
لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
“Sesungguhnya tidaklah hina orang yang engkau kasihi
dan engkau tolong. Dan tidaklah mulia orang yang engkau musuhi”[20].
Suatu barang tentu menundukkan pandangan adalah suatu yang Allah ridhoi karena ia adalah perintah dari Rob Semesta Alam.
Artikel ini sebagai pelajaran serta nasihat di Hari Perempuan Internasional (8-3-14) bagi umat islam seperti kita ini........
Tag :
Mading Online,
realigion,














